Dengan membuat lubang resapan biopori, diharapkan genangan air yang kerap terjadi di area parkir Pasar Citeureup II bisa segera masuk kedalam tanah. “ini langkah awal untuk penanganan volume air yang meningkat di musim penghujan” terang Dhona, Kepala Pasar Citereup II
Rencanya pembuatan lobang biopori ini akan berlanjut ke semua titik yang rentan terjadi genangan air. Rabu 26 Februari 2020 dilaporkan sudah 10 titik lubang biopori dibuat
“saat ini masih concern di wilayah parkir, agar akses masuk pasar tidak tergenang air saat curah hujan tinggi, “pungkas Dhona